UNMUH PONOROGO DAN UNISZA MALAYSIA CAPAI KESEPAKATAN BERSAMA SEBAGAI UPAYA MEMPERKUAT SDM SERTA KUALITAS PENELITIAN DOSEN

“Ini adalah langkah awal dari seribu langkah yang mungkin bisa kita lakukan”, tegas Prof. Dr. Mahadzirah binti Mohamad selaku Vice Counselor Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia dalam sambutannya pada pembukaan Workshop Penulisan Jurnal Terindeks Scopus (15/08) bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Unmuh Ponorogo. Kegiatan workshop tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menginisiasi berbagai bentuk kerjasama antara kedua belah pihak. Sebagai dasar pelaksanaan keseluruhan aktifitas kolaboratif antar institusi, dalam kesempatan tersebut juga telah ditandatangani Nota Kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding).

Drs. H. Sulton, M.Si Rektor Unmuh Ponorogo sesaat setelah menandatangani MoU berharap agar kerjasama kedua belah pihak tidak hanya terhenti dengan penandatanganan MoU. “Jangan sampai lemari penyimpanan berkas dipenuhi dengan dokumen MoU sementara tidak ada satupun kegiatan aplikatif yang dapat dilakukan”, tegas beliau. Lebih lanjut Rektor juga berharap dengan dua aktifitas penting yang tengah dilakukan kedua Institusi ini yaitu: pertama, pengiriman dosen untuk studi lanjut ke Malaysia, kedua, peningkatan kualitas penulisan jurnal bagi dosen di lingkungan Unmuh Ponorogo dengan target dapat terindeks scopus.

Perwakilan lainnya dari UniSZa yang berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Mustafa bin Mamat selaku Dekan Fakultas Pascasarjana beserta Puan Fatmawati binti Mohamad, Ph.D selaku Wakil Dekan Pascasarjana UniSZa. Dengan gaya penyampaian yang aplikatif kedua pemateri ini berbagi teknik serta tips dalam upaya menembus jurnal yang terindeks scopus. Wal hasil, workshop tersebut banyak mengupas pengalaman pribadi pemateri selama menghasilkan jurnal yang dapat terindeks oleh scopus. “Memang diperlukan strategi khusus untuk menarik perhatian reviewer jurnal, saya bahkan pernah punya pengalaman setelah dua tahun lebih menunggu jurnal yang saya submit itu akhirnya dinyatakan rejected “, ujar beliau diiringi tawa hadirin. Prof. Mamat sendiri saat ini tercatat telah memiliki ratusan jurnal yang telah terindeks scopus.

Secara terpisah, Edi Santoso, SE.,MM selaku Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (BSDM) Unmuh Ponorogo menjelaskan jika saat ini melalui satker yang dipimpinnya tengah mempersiapkan keberangkatan 8 dosen dari berbagai Program Studi yang akan melanjutkan studi mereka di UniSZa Malaysia. “Insya Allah, jika tidak ada perubahan waktu, pada pertengahan September ini para dosen tersebut sudah akan memulai studi program doktor mereka di Malaysia”, jelasnya.